Wednesday, November 21, 2018

7 Ide Bisnis Go Green Yang Populer dan Menjanjikan

7 Ide Bisnis Go Green Yang Populer dan Menjanjikan
7 Ide Bisnis Go Green Yang Populer dan Menjanjikan
Seiring dengan kian meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, kini tidak sedikit bermunculan aneka bisnis dengan embel-embel ‘go green’. Apa pun, dari mulai makanan sampai tote bag sering dilabeli dengan go green. Karena gaya hidup sehat dan peduli lingkungan sudah tidak sedikit diadopsi oleh anak muda masa kini. Gaya hidup sehat dan sadar lingkungan telah menjadi sesuatu yang mainstream. Jadi, masuk akal guna diterapkan di tengah masyarakat Indonesia. Karenanya pada peluang kali ini 828bet mengupayakan merangkumkan gagasan bisnis yang tak hanya dapat dijadikan sebagai ladang pemasukan, tapi pun jadi salah satu teknik untuk menyelematkan lingkungan.

1. Seiring dengan semakin sadarnya millennial anda dengan bahaya senyawa kimia guna tubuh dan bumi kita, bisnis sayuran dan buah-buahan organik terbilang menjanjikan. Say no to pestisida!


Kamu dapat menjadikan Melly Manuhutu sebagai role model dalam bisnis ini. Melly memilih guna pensiun dari dunia hiburan dan menekuni bisnis di bidang sayuran organik. Melly telah menekuni bisnis sayuran organik selama nyaris 15 tahun. Sepak terjang Melly di bidang bisnis sayuran organik dapat kamu jadikan ilham untuk segera memulai tahapan di bidang ini. Untuk unik pelanggan, kamu dapat menjual sayur dan buah organik dengan harga yang lebih oleng ketimbang di supermarket.

Sayuran organik sendiri identik dengan tidak adanya pemakaian pestisida dalam proses penanamannya. FYI nih, Guys, keorganikan sayuran dan buah-buahan ternyata terdapat ukurannya lho, dari A+, A, B, dan C. Misalnya tingkat A+ guna sayuran dan buah yang ditanam di lahan organik alami laksana pinggir hutan atau di dalam hutan yang belum tersentuh pupuk dan pestisida kimia. Atau tingkat terendah, yaitu C guna sayur dan buah yang dibudidayakan di lahan yang semi organik, tetapi tetap sehat tanpa pestisida.

2. Menjual produk olahan organik juga dapat banget anda lakoni. Seperti contohnya menjajakan home made selai organik yang sehat dan ogah bahan pengawet


Nah, untuk anda yang masih hendak menjajal peruntungan menjadi pengusaha dan modalnya nggak terlampau banyak, mungkin dapat mencoba berjualan selai organik. Bahan baku selai ini ialah buah-buahan organik yang diproduksi secara home made. Agar menarik, kamu dapat mengemasnya dalam jar-jar yang dilabeli dengan cantik. Bisnis di samping ini lumayan menjanjikan sebab orang memerlukan teman untuk mencicipi roti di pagi hari. Supaya lebih praktis dan minim modal, kamu dapat memasarkan selai organikmu via online. Salah satu misalnya di Bumi Langit, Jogja. Di samping jualan selai dan produk-produk organik, di sana terdapat restoran, peternakan, dan kursus-kursus guna mengajarkan teknik hidup bercukupan melulu dari alam.

3. Bisnis penyewaan sepeda pun turut memberi sumbangsih dalam hal meminimalisir polusi udara. Seperti yang diterapkan di kota Bandung ini


Ikatan Alumni ITB dan Bandung Creative City Forum (BCCF) berkolaborasi dalam membina tempat penyewaan sepeda di kota Bandung. Setidaknya terdapat 10 shelter penyewaan sepeda yang tersebar diantaranya di jalan Buah Batu dan Ir H. Juanda. Siapa saja boleh mencarter sepeda dengan dikenakan tarif Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu per jam. Untuk mencarter sepeda ini anda perlu mengindikasikan kartu identitas, berupa KTP atau SIM. Bisnis penyewaan sepeda ini berkontribusi dalam hal meminimalisir polusi. Seandainya saja penyewaan sepeda ini tersebar di semua nusantara, nggak menutup bisa jadi Indonesia jadi negara yang ramah lingkungan.


4. Kamu juga dapat mengikuti jejak Ibu Chusniati yang menolong warga sekitar lokasi tinggalnya dengan Bank Sampah. Bagaimana sampah dapat diuangkan untuk mengisi kebutuhan


Tentang Bank Sampah ini, pernah membahasnya sejumlah waktu lalu. Bank sampah ialah tempat untuk mengolah sampah menjadi uang. Jadi, sistemnya ialah warga yang menyetorkan sampah di Bank Sampah, nanti bakal mendapat uang cocok dengan berat sampah itu (menurut jenis sampahnya juga). Uang dari hasil penjualan sampah tersebut dapat ditabung dan dipungut saat nanti dibutuhkan. Misalnya duit hasil memasarkan sampah tadi, dapat digunakan untuk menunaikan listrik dan melakukan pembelian obat. Untuk membina bisnis Bank Sampah ini yang anda butuhkan selain lokasi untuk menampung sampah ialah koordinasi dengan pengepul sampah dan penduduk sekitar guna menyetorkan sampah mereka ke Bank Sampah punyamu.

5. Berkarya sembari menyukai lingkungan bukanlah urusan yang mustahil. Kamu dapat menjual furnitur daur ulang yang punya nilai jual!


Daripada sejumlah perabotan lama dan barang lainnya hanya tidak dipedulikan menumpuk di gudang, baiknya dikreasikan ulang agar punya nilai guna guna dijual. Seperti contohnya drum yang telah tak terpakai, dapat disulap menjadi sofa yang bercat warna-warni, sampai punya nilai jual yang lumayan. Atau peti kayu usang dapat kamu sertakan roda di bawahnya sampai menjadi coffe table yang kece. Bahkan mesin jahit lama dapat diubah menjadi meja lokasi untuk membubuhkan pajangan. Bisnis furnitur daur ulang ini menuntutmu guna pintar-pintar berkreasi, karenanya kamu dapat menggandeng rekan yang alumni desain produk atau desain interior, guna bekerja sama.

6. Jual sabun non-deterjen pun bisnis yang ramah lingkungan. Sayangi lingkungan dengan meminimalisir limbah deterjen


Untuk mengawali bisnis ini kamu dapat menggandeng rekan atau kenalanmu yang alumni farmasi atau telah resmi menjadi apoteker. Karena kamu perlu seseorang yang berpengalaman dalam meracik sabun atau sampo non-deterjen yang ramah lingkungan. Bahannya dapat dari minyak alami atau susu domba yang lagi ngetren. Apalagi masalah pemasaran yang telah serba canggih dan gampang diakses. Pasarkan saja sabun atau sampo home made-mu via media sosial. Kamu nggak perlu cemas soal keuntungannya, karena seringkali produk sabun atau sampo yang non-deterjen punya nilai jual tinggi di pasaran. Label organik, ramah lingkungan, dan all natural tersebut lagi nge-hits banget deh. Asalkan pengemasanmu menarik, produkmu tentu dilirik.

7. Manfaatkan kain saldo untuk diubah menjadi tote bag yang cantik. Dengan membiasakan tote bag diinginkan orang beda akan meminimalisir pemakaian plastik


Berkaitan dengan digalakannya kantong plastik berbayar, eksistensi tote bag begitu dibutuhkan. Entah untuk melakukan pembelian barang di supermarket atau pasar tradisional. Tak melulu itu, anak kuliahan dan pekerja kantoran pun sangat memerlukan barang satu ini guna menenteng kertas dan buku-buku. Pastikan tote bag yang anda jual berbahan dasar kain perca. Tujuannya tidak saja untuk mengurangi modal, tapi pun untuk memanfaatkan kain saldo yang terlampau sayang kalau dilemparkan ke lokasi sampah.

Semoga aneka bisnis di atas, menginspirasimu untuk mengawali membuka usaha yang ramah lingkungan. Jadi, tak semata untuk menggali uang, tapi pun untuk mengamankan lingkungan.

0 comments:

Post a Comment